COBA

Tidak ada pakem yang menentukan dengan siapa kita harus berbisnis. Mau mendirikan usaha dengan orangtua, saudara kandung, kekasih, atau bahkan suami istri, ya sah-sah saja!

Namun tak bisa dipungkiri dengan siapa kita bekerjasama, akan menentukan masa depan startup. Oleh karena ketika mendirikan startup khususnya, kita harus memilih rekan bisnis yang tepat.

Muhamad Philosophi, Co-Founder Legalku Digital yang menjadi pembicara di The NexDev Academy 2018 pada materi Legal: Basic Legal For Startups menjelaskan pentingnya para founder memahami soal legalitas.

“Legal harusnya juga menjadi fokus para pelaku usaha. Di samping terkait manajemen risiko terkait pula dengan upgrading, jadi ketika mereka mau naik level profesional bukan startup, legalitas sudah terpenuhi,” jelas pria yang akrab disapa Philo itu.

Dalam beberapa kasus, kekayaan intelektual dan hubungan dekat dengan asas kepercayaan saja dirasa cukup. Padahal bila melihat hasil penelitian, sebesar 60-65 persen startup gagal karena konflik antara co-founder.